UJI EFEKTIVITAS DAN STABILITAS HANDBODY LOTION EKSTRAK BIJI KETUMBAR (Coriandrum sativum L.) SEBAGAI REPELEN NABATI TERHADAP AEDES AEGYPTI
Abstract
Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama penyakit demam berdarah dengue yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah tropis. Penggunaan repelen sintetis secara terus-menerus berpotensi menimbulkan resistensi serta efek samping pada kulit dan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif repelen berbasis bahan alam yang lebih aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas dan stabilitas handbody lotion ekstrak biji ketumbar (Coriandrum sativum L.) sebagai repelen nabati terhadap Aedes aegypti.
Ekstraksi biji ketumbar dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh kemudian diformulasikan ke dalam basis lotion minyak dalam air dengan variasi konsentrasi 0,06%; 0,08%; dan 0,1%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat, serta uji stabilitas menggunakan metode cycling test. Uji efektivitas repelen dilakukan dengan metode arm-in-cage selama 6 jam pengamatan. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Post Hoc dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak memiliki rendemen sebesar 11,7% dan seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik serta stabil selama pengujian. Formula dengan konsentrasi 0,1% menunjukkan daya proteksi tertinggi sebesar 76,9 ± 4,7% dan berbeda signifikan dibandingkan formula lainnya (p<0,05). Dengan demikian, handbody lotion ekstrak biji ketumbar berpotensi sebagai repelen nabati yang stabil dan efektif terhadap Aedes aegypti.
References
Amalia, T. 2021. Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Lotion Ekstrak Ketumbar (Coriandrum sativum L.) Sebagai Anti Nyamuk Aedes albopictus. Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi,11(1),66.https:// doi.org/ 10.30591/ pjif.v11i1 .2767
Antara, I. P. S., Megawati, F., & Anita Dewi, N. L. K. A. 2022. Review Artikel: Trend Pemilihan Sediaan Kosmetik Herbal pada Kulit Wajah. Usadha,2(1),43–50.https:// doi.org/ 10.36733/ usadha.v2i1.5661
Arifin, A., Pakki, E., & Fitrah, F. 2023. Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Losio Bubur Rumput Laut (Eucheuma Alvarezii (Doty)) Asal Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan. Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal), 8(2), 174–184.https:// doi.org/ 10.47219/ ath.v8i2.251
Azhari, A., Mutia, N., & Ishak, I. 2020. Proses Ekstraksi Minyak Dari Biji Pepaya (Carica Papaya) Dengan Menggunakan Pelarut N-Heksana. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 9(1),77.https://doi.org/10.29103/jtku.v9i1.3073
Benelli, G., Flamini, G., Fiore, G., Cioni, P. L., & Conti, B. 2013. Larvicidal and repellent activity of the essential oil of Coriandrum sativum L. (Apiaceae) fruits against the filariasis vector Aedes albopictus Skuse (Diptera: Culicidae). Parasitology Research, 112(3), 1155–1161.https://doi.org/10.1007/ s00436-012-3246-6
Direktorat Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan. 2023. Modul MPI. 1: Bionomik Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Fakhruzy, Kasim, A., Asben, A., & Anwar, A. 2020. Review: Optimalisasi Metode Maserasi Untuk Ekstraksi Tanin Rendemen Tinggi. Menara Ilmu, XIV(2), 38–41.
Fauzia Ningrum Syaputri, F. N. S., Mulya, R. A., Tugon, T. D. A., & Wulandari, F. W. (2023). Formulasi dan Uji Karakteristik Handbody Lotion yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum). Farmasis: Jurnal Sains Farmasi, 4(1), 13–22. https:// doi.org/ 10.36456/ farmasis. v4i1. 6915
Fitriani, N. R., Muryani, S., & Windarso, S. E. 2019. Pengaruh Formulasi Ekstrak Biji Ketumbar (Coriandrum Sativum) sebagai Repellent Nyamuk Aedes Sp. Jurnal Kesehatan Lingkungan: Jurnal Dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan, 16(2), 775–782. https:// doi.org/ 10.31964/ jkl. v16i2. 159
Gultom, R., & Maria Ginting, W. 2018. Pengaruh Pemberian Antioksidan Butil Hidroksi Toluene (Bht) Serta Vitamin E Dan Lama Pemanasan Terhadap Karakterisasi Dan Jumlah Omega-3 Dan Omega-6 Dari Minyak Kedelai (Soybean Oil). Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda, 1(2), 43–50.https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Jurnalfarmasi43Journalhomepage:https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Jurnalfarmasi
Hadipoentyanti, E., & Wahyuni, S. 2017. Pengelompokan Kultivar Ketumbar Berdasar Sifat Morfologi. Buletin Plasma Nutfah, 10(1), 32. https://doi.org/10.21082/blpn.v10n1.2004.p32-36
Hamidah safitri, cikra ikhda N., & Jubaidah, L. 2019. Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Sediaan Lotion Ekstrak Kulit Buah Jagung ( Zea mays L.). Jurnal Insan Farmasi Indonesia,2(2),175–184.https://doi. org / 10.36387/jifi.v2i2.394
Hidayati, S. M., Purwati, E., Puspadina, V., Nur, C. I., & Safitri, H. 2021. Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Body Lotion Ekstrak Kulit Buah Apel Fuji (Malus domestica). Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Saintek (SNPBS), 312–318.
Huda, K., Bintari, Y. R., Wulandari, D. N., Huda, K., Bintari, Y. R., & Wulandari, D. N. 2022. Pengaruh Variasi Metode Ekstraksi Terhadap Berat Rendemen dan Total Kadar Fenol Daun Serai ( Cymbopogon citratus ) The Effect of Variation of Extraction Methods on Secondary Metabolit Content , Weight Rendement , and Total Phenol Content (Cymbopogon citra. Jurnal Bio Komplementer Medicine, 9(2), 1–6.
Hudairiah, N. N., Rosalinda, S., & Widyasanti, A. 2021. Formulasi Handbody Lotion (Setil Alkohol dan Karagenan) dengan Penambahan Ekstrak Delima Merah. Jurnal Teknotan, 15(1), 41. https://doi.org/10.24198/jt.vol15n1.7
Jubaedah, N., . W., & Rohmalia, F. 2017. Uji Efektifitas Ekstrak Biji Ketumbar (Coriandrum Sativum) Sebagai Repellent Nyamuk Aedes aegypti. Gema Lingkungan Kesehatan, 15(2), 39–45. https:// doi.org/10.36568/kesling.v15i2.677
P. Nagella,. (2012). Chemical constituents, larvicidal effects and antioxidant activity of petroleum ether extract from seeds of Coriandrum sativum L. Journal of Medicinal Plants Research, 6(15), 2948–2954. https:// doi.org/ 10.5897/ jmpr11.992
Prayudo, A., Novian, O., Setyadi, & Antaresti. 2020. file:/// C:/Users/ HP/ Documents/ jurnal soxhlet naila/1176-1445-2-PB.pdf. Jurnal Ilmiah Widya Teknik, 14(1), 26-31file:///C:/Users/HP/Documents/jurnal soxhlet.
Puspitasari, A. D., & Syam, L. P. 2017. Perbandingan metode ekstraksi maserasi dan sokletasi terhadap kadar fenolik total ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura). Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta, 1(2), 1–8.
Putri, D. A., Primiani, C. N., Suproborini, A., & Kusumawati, D. 2023. Skrining fitokimia ekstrak etanol 96% biji ketumbar (Coriandrum sativum L ). Seminar Nasional Prodi Farmasi Unipma (Snapfarma), 2023, 107–111. http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SNAPFARMA
Qamariah, N., Handayani, R., & Mahendra, A. I. 2022. Uji Hedonik dan Daya Simpan Sediaan Salep Ekstrak Etanol Umbi Hati Tanah. Jurnal Surya Medika, 7(2), 124–131.https:// doi.org/ 10.33084/ jsm.v7i2.3213
Riniati, R., Sularasa, A., & Febrianto, A. D. 2019. Ekstraksi Kembang sepatu (Hibiscus Rosa Sinensis L) Menggunakan Pelarut Metanol dengan Metode Sokletasi untuk Indikator Titrasi Asam Basa. IJCA (Indonesian Journal of Chemical Analysis),2(01),34–40.https://doi. org /10.20885/ijca.vol2.iss1.art5
Rosmiati, K., & Aritonang, B. N. R. S. 2020. Kajian Fitokimia Dan Aktifitas Antihiperkolesterolemia Ekstrak Ketumbar (Coriandrum sativum L) Pada Mencit Swiss Webster. Media Farmasi, 16(2), 193. https:// doi.org/ 10.32382/ mf.v16i2. 1755
Rowe, R. C., Sheskey, P. J., & Owen, S. C. (n.d.). Handbook of Pharmaceutical Excipients
S Slamet. 2019. Optimasi Formulasi Sediaan Handbody Lotion Ekstrak Daun Teh Hijau. Jurnal Pena, 33(1), 53–57.
Sari, D. K., Sugihartini, N., & Yuwono, T. 2015. Evaluasi Uji Iritasi Dan Uji Sifat Fisik Sediaan Emulgel Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzigium Aromaticum). Pharmaciana, 5(2), 115–120. https://doi.org/10.12928/pharmaciana. v5i2.2493
Sativum, C., & Alat, L. M. 2024. Formulasi Dan Karakteristik Biji Ketumbar (Coriandrum Sativum L.) Menggunakan Alat Sonikasi Sebagai Antidiabetes Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, 5474–5478.
Setiawati, W., Murtiningsih, R., Gunaeni, N., & Rubiati, T. 2008. Tumbuhan Bahan Pestisida Nabati dan Cara Pembuatanya untuk Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). In Agro Inovasi.
Slamet, urmatul waznah. 2019. Pena medika. Jurnal Kesehatan Pena Medika, 9(2), 48–54.
Sutthanont, N., et al., 2022. Effectiveness of herbal essential oils as mosquito repellents. Insects, 13(7), 658.
Tutik, T., Putri, G. A. R., & Lisnawati, L. 2022. Perbandingan Metode Maserasi, Perkolasi Dan Ultrasonik Terhadap Aktivitas Antioksidan Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.). Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 9(3), 913–923. https:// doi.org/ 10.33024/jikk .v9i3.5634
Wahyudi, N. T., Ilham, F. F., Kurniawan, I., & Sanjaya, A. S. (2018). Rancangan Alat Distilasi untuk Menghasilkan Kondensat dengan Metode Distilasi Satu Tingkat. Jurnal Chemurgy, 1(2), 30. https://doi.org/10.30872/cmg.v1i2.1142
Wirastuti, H. A. 2016. Kemampuan Efektivitas Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus K) Dibandingkan Dengan Soffell Aroma Kulit Jeruk Sebagai Repellent Terhadap Nyamuk Aedes aegypt. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, VII(1), 81–84.
Wirastuti, H.A., 2016. Efektivitas ekstrak daun sebagai repellent terhadap Aedes aegypti.
World Health Organization, 2020. Dengue and severe dengue.
Copyright (c) 2026 Rosantiara Indah Harumsari, Iwan Setiawan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











