UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa L.) DAN DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853
Abstract
Pseudomonas secara intrinsik resisten terhadap antimikroba dan dapat mengembangkan resistensi selama kemoterapi antipseudomonal yang keduanya membahayakan pengobatan infeksi. Biji jintan hitam mengandung thymoquinone yang telah terbukti menghambat Pseudomonas, sementara daun cengkeh kaya eugenol yang memiliki aktivitas antibakteri signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol biji jintan hitam dan daun cengkeh terhadap Pseudomonas, serta mengidentifikasi kombinasi tersebut menghasilkan efek sinergis atau antagonis.
Penelitian ini menggunakan metode True Experimental Design dengan metode uji difusi cakram dan pita kertas. Uji dilusi digunakan untuk menetapkan nilai KHM dan KBM berdasarkan perbandingan yang paling efektif dalam membunuh bakteri dengan seri pengenceran mulai dari konsentrasi 50%; 25%; 12,5%; 6,25%; 3,12%; 1,56%; 0,78%; 0,39%; 0,19%; 0,09%. Uji difusi dengan kertas cakram menggunakan perbandingan antara (1:1); (1:2); (2:1). Aktivitas antibakteri kombinasi dilakukan uji pola interaksi menggunakan metode pita kertas. Analisis data menggunakan SPSS dengan nilai signifikansi (p> 0,05).
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tidak dapat ditentukan nilai KHM karena ekstrak berwarna gelap. Ekstrak biji jintan hitam memiliki KBM 50% dan daun cengkeh memiliki KBM 50%. Hasil uji difusi pada ekstrak tunggal biji jintan hitam memiliki diameter 20 mm dan daun cengkeh 17,7 mm. Kombinasi (1:1) memiliki diameter daya hambat 14,43 mm, kombinasi (1:2) 17,1 mm dan kombinasi (2:1) 20,43 mm. Aktivitas antibakteri kombinasi biji jintan hitam dan daun cengkeh yang efektif adalah perbandingan (2:1). Pada uji pita kertas hasil yang didapatkan adalah bersifat sinergis.
References
Meilawati, Z., Shita, A. D. P., Prasetya, R. C., Dharmayanti, A. W. S., Firdiansyah, R. T. A., & Dewanti, D. A. 2022. Uji Antibakteri Ekstrak Daun Singkong (Manihot esculenta crantz) Terhadap Fusobacterium nucleatum dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 34(3), 185.
Nazimuddin P. N., Linda C., Chrismis N. G., Ermi G. 2021. Effectiveness Test Of Black Cumin Seeds (Nigella sativa) Extract On The Growth Of Klebsiella pneumoniae and Pseudomonas aeruginosa Bacteria. Journal Biologi Lingkungan, Industri dan Kesehatan, Vol.7 (2).
Niswah, S. U., INdrayati, A. dan Sari, G. N. F. 2023. Efek Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix Dc) Dan Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L.) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853 Dengan Metode Pita Kertas. Majalah Farmasi dan Farmakologi, 27(3) 110-118.
Purwaningsih D., Destik W. 2020. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853. Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, Vol. 5(1): 1-7, Februari 2020. Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi
Radji, M., 2011. Buku Ajar Mikrobiologi Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran, Jakarta, EGC. Hal 50.
Ramadhani A., Susy S., Sogandi. 2020. Efek Antibakteri Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) Terhadap Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia, Vol.7 No.2.
Reapinam, E., 2007. Kajian Aktivitas Antimikroba Ekstrak Kulit Kayu Mesoyi (Cryptocarya massoia) Terhadap Bakteri Patogen Dan Pembusuk Makanan. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor
Sarker, S. D., Zahid, L., dan Alexander, I. G., 2006. Natural Product Isolation. Humana Press. New Jersey. Hal 34.
Sudarni, K. L. G., Darmayasa, Muksin. 2017. Uji Fitokimia dan Daya Hambat Ekstrak Daun Juwet (Syzygium cumini) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus ATCC. Jurnal Simbiosis V (2): 47-51.
Tiwari, Kumar, Kaur M., Kaur G. & Kaur H. 2011. Phytochemical Screening and Extraction: A Revise, Internasionale Pharmaceutical Scientia, 1(1).
Wahyuni, F. 2014. Studi Farmakognosi Artocarpus altilis (sukun). Tugas Farmakognosi Review Jurnal. Makassar.
Widyastuti Y., Haryanti S., Subositi D. 2016. Karakteristik morfologi dan kandungan minyak atsiri beberapa jenis sirih (Piper sp.). Prosiding Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia ke-50; Samarinda, 20-21 April 2016. Samarinda: Universitas Mulawarman. Hlm 474-481.
Xu, J. G., Liu, T., Hu, Q. P., dan Cao, X. M. 2016 Chemical Composition Antibacterial Properties and Mechanism of Action Of Essential Oil From Clove Buds Against Pseudomonas aeruginosa. Molecules. 21(1194): 1-13.
Yuniza A. M. 2021. Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Streptococcus mutans ATCC 25175 Dari Sediaan Obat Kumur Ekstrak Etanol Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L. Merr.)
Copyright (c) 2026 Tria Agustina, Ismi Rahmawati, Fitri Kurniasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











