EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS YANG RASIONAL PADA PASIEN BEDAH DI RUMAH SAKIT KHUSUS BEDAH ADELIA TAHUN 2018

  • Octariana Sofyan Program Studi Diploma III Farmasi Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta
  • Nining Setiawati Program Studi Diploma III Farmasi Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta
Keywords: pasien bedah, pola peresepan, kerasionalan, antibiotik profilaksis

Abstract

  Pasien bedah memiliki risiko terkena infeksi cukup tinggi pasca pembedahan. Upaya mencegah terjadinya infeksi pada pembedahan dengan pemberian antibiotik profilaksis. Pemilihan antibiotika harus rasional sehingga efektif melawan bakteri, bersifat bakterisid dan dan aman. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasien bedah di RSKB Adelia tahun 2018.
  Jenis penelitian ini deskriptif observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Data yang dikumpulkan resep dan rekam medis pasien sejumlah 100. Analisis data dengan menghitung persentase pola peresepan meliputi golongan obat, nama obat, dosis obat dan kerasionalan pengobatan meliputi tepat indikasi, tepat pemilihan obat, dan tepat dosis dengan menggunakan acuan drug information handbook.
  Golongan antibiotik sefalosporin generasi III paling banyak digunakan (53,48%). Jenis antibiotika cefixime oral 3,49%, cefotaxime iv 7.43% dan ceftriaxone iv 42,10%. Kerasionalan penggunaan antibiotik profilaksis meliputi tepat indikasi sebesar 100%, tepat pemilihan obat sebesar 100% dan tepat dosis sebesar 100%.

References

Darmadi.2008. Infeksi Nosokomial, Problematika dan Penanganan. Jakarta : Penerbit Salemba Medika

Dipiro,J.T., et al.2005.Pharmacotherapy Handbook. Ed.6. The Mc. Graw Hill Company. USA

Kemenkes.2011.Modul Penggunaan Obat yang Rasional. Jakarta : Dep.Kes.RI

Kharisma, Sikma Ratih.2006.Prophylaxis Antibiotic Utilization Study in Orthopedic Surgery which cases are Open Fracture Grade II & III. Surabaya : RSUP. Dr. Soetomo

Pingkan C. Kaparang, Heedy Tjitrosantoso, dan Paulina V. Y. Yamlean. 2014. Evaluasi kerasionalan penggunaan antibiotika pada pengobatan pneumonia anak di instalasi rawat inap RSUP Prof.DR.R.D.Kandou Manado Periode Januari – Desember 2013. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 3 (3).

Prasetya, Dika Bakti. 2013. Efektivitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Seksio Sesarea Elektif Di Rumah Sakit X Sidoarjo. Jurnal Calyptra Vol. 2 (2)

Tjay,T. Raharja K.2002. Obat-obat penting : khasiat, penggunaannya dan efek sampingnya. Ed.5. Jakarta : PT. Elex Media Competindo.

World health Organization. 2005. World Alliance for patients safety.forward Program. Geneve, switzerland : WHO

World health Organization. 2011. The World Medicine Situation 2011 3ed. Rational Use of Medicine. Geneve, switzerland : WHO

Yayuk Dwi Rahayu, Djoko Wahyono dan Mustofa. 2014. Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Terhadap Luaran Pada Pasien Anak Penderita Pneumonia. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi Vol. 4 (4).

Published
2019-09-30
How to Cite
Sofyan, O., & Setiawati, N. (2019). EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS YANG RASIONAL PADA PASIEN BEDAH DI RUMAH SAKIT KHUSUS BEDAH ADELIA TAHUN 2018. Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 36-41. Retrieved from http://jofar.afi.ac.id/index.php/jofar/article/view/67
Section
Artikel