POLA PERESEPAN ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN PREEKLAMPSIA DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD WATES KULON PROGO PERIODE JULI-OKTOBER 2014

  • Kasih Miasih

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan individu spesifik kehamilan yang ditandai dengan
peningkatan tekanan darah, proteinurea, edema yang timbul pada usia kehamilan lebih 20
minggu.Pola peresepan antihipertensi pada pasien preeklampsia di Instalasi rawat inap RSUD Wates
Kulon Progo periode Juli – Oktober 2014.
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan penelusuran data rekam medis yang menderita preeklampsia
di RSUDWates Kulon Progo periode Juli sampai Oktober 2014. Data yang diperoleh dianalisa secara
diskriptif non eksperimen. Sampel penelitian adalah pasien preeklampsia di Instalasi rawat inap di
RSUD Wates periode Juli-Oktober 2014.Data di dianalisis secara diskriptif non analitik untuk
mengetahui pola peresepan berdasarkan guidline pengelolaan gagguan hipertensi selama kehamilan ,
ketepatan dosis yang dibandingkan dengan Drug Information Handbook dan Kategori keamanan obat
berdasarkan Food and Drug Adminitration.
Hasil dan Kasimpulan: Data pencarian diperoleh 36 kasus, yang mengalami preeklampsia berat
maupun preeklampsia ringan. Pasien preeklampsia yang memperoleh antihipertensi sebanyak 29
kasus.Antihipertensi yang digunakan adalah Amlodipin 10 mg sebanyak (47.17%), Nifedipin
(33.96%), Metildopa (7.55%), Klonidin (3.77%), Nikardipin (3.77%), yang paling sedikit yakni
Kaptopril (1.89%) dan Furosemid (1.89%). Tepat dosis anti hipertensi 96.23% dan tidak tepat dosis
3.77%. Kategori keamanan obat menurut FDA yang dipakai untuk terapi dengan kategori B (7.55%),
kategori C (90.56%) dan kategori D(1.89%).
Kata kunci: Pola Peresepan, Obat antihipertensi, Pasien Preeklampsia.

Published
2017-07-10
How to Cite
MIASIH, Kasih. POLA PERESEPAN ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN PREEKLAMPSIA DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD WATES KULON PROGO PERIODE JULI-OKTOBER 2014. JURNAL FARMASI AKFARINDO, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 1-7, july 2017. ISSN 2528-7265. Available at: <http://jofar.afi.ac.id/index.php/jurnalakfarindo/article/view/11>. Date accessed: 21 june 2018.
Section
Farmasetika